Selingkuh

Bukan, saya bukannya mau menyarankan agar teman-teman untuk selingkuh (walaupun selingkuh merupakan hal biasa dalam kehidupan metropolitan ini). Saya hanya menyampaikan wacana tentang
adanya alternatif
lain yang bisa kita tempuh dalam menjalani kehidupan sosial kita.


Alternatif lain dalam menjalani kehidupan? Ya, fenomena selingkuh menurut saya bukanlah
'gejala
sosial yang diakibatkan oleh adanya krisis paruh
baya ataupun degradasi nilai-nilai
agama bla...bla...bla....'
Selingkuh hanyalah salah satu dari banyak alternatif kehidupan 
yang bisa kita pilih/tidak pilih untuk menjalaninya.


Karena sifatnya pilihan tentu banyak faktor yang menyebabkan
kita memilih alternatif ini seperti :

a. Bosan (alasan klise....)
b. Mencari tantangan *halah*
c. Pasangan resmi terlalu posesif *C spasi D, Cape Deh*
d. Nggak tahan godaan
*ABCD, Aduh Bo Cape Deh*
e. Standar yang berubah *gubrax*
f. Memang brengsek *Wakakak...kakak*

So, selingkuh yang dilakukan secara sembunyi-sembunyi ataupun secara
terbuka
(Kalo udah terbuka masih disebut selingkuh ga ya...?)
, dibagi menjadi
2 yaitu selingkuh secara fisik dan emosional (TTM). Selingkuh
fisik artinya
melakukan kontak fisik dengan lawan jenis seperti pelukan ciuman sampai
dengan melakukan
hubungan seks. Sedangkan selingkuh emosional biasanya
lebih berupa perasaan terhadap orang lain yang bukan
pasangannya misalnya
kangen, ingin sering bertemu, perhatian dengan lawan jenis yang bukan
pasangannya. Menurut ahli konsultasi keluarga Sukirno TTM merupakan gerbang
menuju perselingkuhan fisik.


Despite, bahwa selingkuh memiliki banyak efek negatif seperti :
1. Kehilangan fokus terhadap lingkungan kerja dan pekerjaan.
2. Berkurangnya perhatian terhadap keluarga/pasangan resmi
3. Menyebabkan TBC (tekanan batin chronis) baik bagi pelaku, pasangan
selingkuh maupun pasangan resmi.

4. Bisa mengakibatkan perceraian... (kalo ketahuan)

Selingkuh juga mempunyai dampak positif terutama bagi para pelaku selingkuh
*Weleh?*

1. Meningkatkan adrenalin, membuat wajah berseri-seri *maksud loh??*
2. Meningkatnya energi secara berlebihan
(membuat pelaku senang
melakukan kegiatan apa saja dan tidak
bisa diam)
3. Meningkatkan performa kerja
(kalo pasangan selingkuh adalah rekan kerja
dengan job desk yang
saling menunjang)
4. Menumbuhkan rasa percaya diri kembali (ternyata gue masih laku....)
5. Merangsang kreativitas
(biasanya ditandai dengan lahirnya puisi-puisi baru
atau lagu baru....
*?*)
6. Biasanya sih jadi rajin beribadah (untuk mengurangi perasaan berdosa gitu....)

Dari uraian diatas ternyata lebih banyak dampak positif dari negatifnya ya?
Jadi kesimpulannya SELINGKUH ITU GA PAPA! *Nah Loh*


Bersambung,…..

15 thoughts on “Selingkuh

  1. waaaaa……jadi gak sabar pengen liat sambungannya!Duh!jangan mentang-mentang jumlah wanita lebih banyak daripada pria, lantas selingkuh sah-sah saja dijadikan ajang bersenang-senang!Kayaknya kalo selingkuh, penyakit yang paling menyakitkan yang akan diderita oleh pelaku atau yang diselingkuhin adalah tekanan batin deh!penyakit ini yang gak bakal sembuh-sembuh kalo terus menerus berselingkuh baik ketauan atau tidak, atau terbuka atau tertutup.Walaupun sering juga sengaja dibayang-bayangin kenikmatan semu seperti kesenangan yang disebut oleh Fiya. Namun, jauh…jauh…sekali dilubuk hati yang terdalam perasaan bersalah atau tekanan atin akan berbagai kemungkinan dan pertimbangan akan terus berteriak-teriak untuk secepatnya dikeluarkan.Nah!masih berfikir untuk berselingkuh?Kayaknya lebih enak jadi orang setia deh!menerima segala kekurangan dan kelebihan pasangan dan diri sendiri adalah lebih baik dari pada harus mengorbankan orang lain untuk dijadikan pelarian sesaat yang mungkin lama kelamaan akan menghilang sendiri.So…….?????

  2. Selingkuh itu fenomena yang banyak ditemui disekitar kita loh! ini realitas. Saya ga akan bilang ini baik/tidak, saya hanya melihat dari sudut pandang yang lain. Jadi anggap FUN aja deh. Buat hiburan.

  3. menerima segala kekurangan dan kelebihan pasangan dan diri sendiri adalah lebih baik dari pada harus mengorbankan orang lain untuk dijadikan pelarian sesaat yang mungkin lama kelamaan akan menghilang sendiri.———————————————agak-agak kuno ya… menerima kekurangan dan kelebihan? Yg ada mengatasi kekurangan kaleee… haree geneee….

  4. indahlestari said: waaaaa……jadi gak sabar pengen liat sambungannya!

    Liat aja di ’10 tips berselingkuh’. Tolong sikapi dengan bijak dan FUN ya!!!!

  5. Yg ada mengatasi kekurangan =====================Lah!emang mas ciput bersama pasangan gak menerima kekurangan dan kelebihan masing2?Kalo diliat sekilas mungkin banyak kekurangan pada diri manusia, api kelebihan itu kan juga pasti ada kan mas!*Ih….!kok jadi sok tau gini yah!kayak udha pengalaman aja nih aku!.Maaf deh mas!Mas Ciput kan udah banyak pengalamannya yah!*

  6. indahlestari said: Itu singkatan lucu amat!nemu dimana sih?hihihi……!

    Kalo aku sih, dari Blog nya Pak Ciput.Tapi perasaan di Extravaganza Trans TV sering banget disebut.

  7. ciput said: menerima kekurangan dan kelebihan? Yg ada mengatasi kekurangan kaleee..

    Pada prinsipnya saling toleransi dan mencari jalan tengahnya… gitu…..Rumah tangga yang baik adalah ‘TEAM WORK’ yang baik.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s