Susahnya Cari Jodoh

Seorang teman saya; (asl: 35, f, bdg) mengalami tekanan dari keluarga berkenaan dengan jodoh/calon suami/pendamping hidup secara adik-adik dan kakaknya (yang semuanya cewek) sudah married dan punya anak yang lucu-lucu. Sang ibu yang bangga dengan pencapaian karier dan materi anaknya dan tinggal di Surabaya, sangat khawatir dan berusaha untuk menjodohkannya dengan keluarga, kerabat dan koleganya.


Sebagai anak yang baik, teman saya tidak mau mengecewakan orang tuanya, dan berusaha menjalani semua acara perkenalan/perjodohan yang di-arranged oleh ibu, tante, bude atau siapapun yang berusaha menjodohkannya. Tapi ternyata tidak semudah itu mencari jodoh yang sesuai dan sreg di hati. Walaupun sudah tergolong ‘terlambat’ teman saya juga tidak ingin terkesan asal-asalan dalam memilih calon suami. Banyak unsur dan kriteria (karena CINTA sudah tidak menjadi prioritas utama) yang harus dipertimbangkan sebelum menentukan pilihan.


Berbagai tipe cowok, yang juga sudah masuk dalam katagori ‘TELAT NIKAH’, dia temui. Tetapi ada saja ganjalan dan halangannya atau tidak masuk kriteria.

1. Cowok yang ga serius, setengah hati dan hanya ingin menyenangkan hati ibunya tanpa ada niatan untuk segera menikah. *Aduh males banget*

2. Cowok yang sedang berusaha melepaskan diri dari mantan ceweknya yang posesif dan menjadikan teman saya sebagai alasan/bemper untuk mutusin mantannya itu. *ICa, Ih Cape deh* (yang ada temen saya diteror ama tuh cewek)

3. Cowok yang serius sekali dan ngotot untuk cepat-cepat menikah, padahal belum punya pekerjaan tetap. *Matee deh* (Bisa-bisa istrinya yang menafkahi suami).

4. Cowok serius, punya pekerjaan tetap bertanggung jawab dan menanggung biaya hidup adik-adiknya yang banyak dan masih kecil-kecil. (Waduh, biaya operasional rumah tangganya gede banget nih!)

5. Cowok yang secara teknis tidak bermasalah tapi secara spiritual menganut aliran agama tertentu dan memaksa agar calon istrinya masuk ke aliran tersebut (Berat urusannya)

6. Cowok yang terobsesi dengan keponakan cewek yang masih SMU dan berusaha membuat teman saya berdandan seperti keponakannya itu *enggak banget*

7. Cowok yang buru-buru ngajak nikah tapi ga mau ngasih tau orang tuanya atau kerabatnya. (Kira-kira apa alasannya ya?)

8. Cowok yang senang sekali membicarakan dirinya, kesuksesannya dan tidak berusaha mengenali calonnya (Yang ini masuk katagori Narsis kalee…)

Mengikuti perjalanan panjang teman saya ini dalam usahanya mencari jodoh, membuat saya berpikir. Selama ini saya percaya bahwa jodoh itu gaib, kadang ajaib. Bisa saja orang yang kau kenal sekian tahun lalu, bisa juga yang yang bakal kau kenal lima tahun di depan, bisa juga yang setiap hari kau temuin. Bisa siapa saja. Jodoh itu persoalan waktu saja. Semua hal di dunia ini ada sebab akibat, yang bermuara pada waktu. Biarpun kau sudah mati-matian mengejar seseorang yang kau kira itu jodoh kau, jika waktunya belum tiba, kau tak akan bisa menggapainya. PERCAYA PADA JODOH, JIKA TUHAN MENGHENDAKI BERSATU….PASTI BERSATU……. TAKKAN ADA MANUSIA YANG KUASA MENENTANGNYA….

Tapi jodoh juga harus diusahakan. Dia tidak akan datang begitu saja, kalau hanya diam dan menunggu.

Ah, sudahlah….. SERIUS AMAT

Note:

Asl : Age, Sex, Location

4 thoughts on “Susahnya Cari Jodoh

  1. kalo temen gw yg gw ceritain tadi pagi gimana, Mba Fi? Secara dah umur gitu looh, kok ya masih aja mimpiin cewe2 model Agnes Monica lah… Dian Sastro lah… *halah-halah mbok wake up gitu looh*

  2. Blog ini sebagai perbandingan aja, kalo cewek juga susah SETENGAH MATI nyari cowok yang sesuai dengan impiannya. Walaupun sudah mengesampingkan faktor fisik dan cinta.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s