[J-Dorama] Depressing theme

Ga tau kenapa, akhir2 ini semua dorama yang saya tonton semua berakhir dengan kematian aktor/aktris pemeran utamanya. Mulai dari Sora kara furu……………., Taiyou no Uta, Karei-naru Ichioku dan terakhir Tada Kimi wo Aishiteru. Wuih!!!! Kayak na saya harus break dulu nonton dorama.

Sejak nonton 1 littre of tears, sebenernya saya agak2 kapok dan males nonton dorama2 sedih yang berakhir dengan kematian. Walaupun ga bisa dipungkiri bahwa 1 littre …. bisa dikatagorikan sebagai dorama 5 bintang. Scenarionya bagus, peng-adegan-nya touching banget dan acting pemainnya prima. Dorama ini berhasil menguras air mata penonton dan membuat hati saya mendung beberapa hari *duh, kayakna nontonnya terlalu menghayati*

Sekarang saya lebih selektif memilih dorama yang akan di tonton. Kalo ada dorama baru yang belum saya tonton, biasanya saya cari refensi atau synopsis nya dulu, karena saya tidak mau kejadian 1 littre ……. terulang lagi. Tapi lagi2 saya terjebak dalam promosi teman2. Sora kara furu sudah lama jadi inceran karena baca synopsisnya. Kalo Taiyou no Uta, saya beli karena mbak2 penjual dvd langganan saya semangat banget nawarinnya. Sedangkan Karei-naru dan TadaKimi saya tonton karena banyak teman yang bilang drama2 ini bagus.

Well, saya mulai bahas satu persatu :

Sora kara furu ichioku no hoshi : Awal dari rangkaian depressing dorama yang saya tonton. Rasanya saya sudah membuat review nya secara full disini.

Taiyou no Uta : Seperti juga 1 littre…., dorama ini bercerita tentang cewek yang mengidap penyakit langka dan tidak bisa disembuhkan. Ide ceritanya cukup baik, tapi tidak didukung oleh scenario yang baik jadi hasilnya hanya sebuah cerita romantis yang ga berkesan apa-apa. Di dorama ini, kekuatan acting Yamada Takayuki sama sekali tidak muncul. Lain sekali dengan di Sekachu. Sawajiri Erika juga bermain datar, jauh dari akting nya di 1 littre…… Kelebihan dorama ini adalah lagu2 yang manis dan enak didengar.
3 bintang aja dari saya.

Karei-naru Ichizoku : Dorama terbarunya Kimura Takuya, yang endingnya benar-benar diluar dugaan. Cerita tentang cinta dan kebencian yang bercampur dengan lika-liku bisnis dan intrik politik yang dibangun dari awal cerita, membuat saya tidak menyangka akan berakhir tragis. Episode2 awal nya terasa agak njelimet. Banyak istilah2 bisnis perbankan yang cukup sulit saya mengerti. Tapi benang merah cerita yang berkisar dalam hubungan Keluarga Konglomerat Manpyou ini cukup jelas dan bisa saya nikmati. Kalo liat rating nya yang tinggi dan sederet penghargaan yang diterima dorama ini, saya sependapat untuk ngasih 5 bintang.

Tada, Kimi wo Aishiteru : Ini J-movie nya Tamaki Hiroshi dan Miyazaki Aoi yang terbaru. Cerita romantis yang terinspirasi dari dorama berjudul ”romantic picture” tentang 2 orang yang bersahabat karena masing2 punya penyakit yang bikin minder. Ketika persahabatan ini berubah menjadi cinta sepihak, Chizuru memutuskan untuk menjauh dari Makoto. Akhirnya Makoto menyadari bahwa dia juga mencintai Chizuru. Tapi semua itu sudah terlambat.
Sebelum nonton movie ini, saya ga nyangka ini bakalan sad ending. Tapi di pertengahan cerita mulai bisa meraba. Meskipun begitu hingga akhir cerita, semua scene-nya terasa sangat romantis. Bahkan di klimaks ceritanya yang sedih, adegannya bener2 romantis. Buat yang suka dorama romantis, movie ini worth to watch. Jadi 4 bintang deh.

Yah walaupun saya tidak suka cerita yang berakhir sedih, tapi ternyata saya sering ngasih skor mereka tinggi2 ya?

Teteup aja saya ga mau lagi nonton dorama sedih lagi ah!

7 thoughts on “[J-Dorama] Depressing theme

  1. Mungkin khas dari dorama itu kayak gitu Fi, pengen ending yang sedih dan tragis. Apa tuntutan masyarakat juga yang mempengaruhi ending dorama dan kdrama jadi sedih dan tragis?kayaknya iya deh, soalnya toh buktinya dorama sama kdrama laku keras dipasaran. Kan penonton juga yang mau. Dan mungkin ini juga menjadi daya tarik tersendiri dari dorama dan kdrama. Kalo sinetron Indonesia lebih mengetengahkan soal kemewahan dan glamouritas, dorama dan kdrama lebih mengetengahkan ada hal lain yang lebih penting dair kemewahan dan glamouritas itu, bagaimana rasanya kehilangan orang yang teramat kita kasihi……Jangan kapok nonton dorama Fi…..ntar kalo gak nonton dorama, mau nonton apalagi?

  2. coba nonton Himitsu no Hanazono, deh ^^ dorama yg ini sweet dan menyenangkan banget. mainnya season kemaren. denger2 udah mulai beredar bajakannya di Jakarta ^^

  3. indahlestari said: Jangan kapok nonton dorama Fi

    Enggak kok. cuman kapok nonton dorama sedih.@ mel : aq ada persediaan dorama yang belon ditonton judulnya Tiger & Dragon yang maen Nagase Tomoya. (yang di my boss my hero) Lucu apa sedih??

  4. Tiger and Dragon? belum nonton ^^ tapi kalo ga salah ceritanya ‘wayangan’ ala Jepang yah? di FI, yg udah nonton komennya split jadi 2… ada yg bilang ceritanya aneh dan memusingkan, trus satu pihak lain bilang ceritanya unik, menarik banget. entah yg mana yg bener, hahaha…

  5. tada kimi wo aishiteru….menurutku film ini indah. ceritanya indah. kalo aku rasa endingnya ga sedih(even miyazaki aoi di cini mati), malah rasanya nenyentuh banget. mungkin bisa dibilang happy ending, bisa dibilang sad ending…tergantung yang nonton ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s