[J-Dorama] Orange Days : Orange Diary

Sebenerna dorama ini sudah cukup lama saya tonton, tapi saya ga menemukan ide untuk menulis review. Bukan karena dorama ini ga bagus, karena pada kenyataannya saya suka banget ama ceritanya bahkan bisa saya rekomendasikan sebagai dorama romantis yang sangat menyentuh. Mungkin karena saya ga bisa nemuin benang merah ceritanya.

Hagio Sae (Shibasaki Kou) selalu mempertanyakan ketulusan orang2 yang menolongnya. Sae adalah gadis cantik yang berbakat musik, sayangnya pada puncak karirnya dia mengalami penurunan kemampuan pendengaran dan nyaris tuli total. Hal ini membuatnya jadi ga PD, sinis dan egois. Sampe dia ketemu sama Yuuki Kai (Tsumaboki Satoshi) yang baik dan penuh empati.

Kai memberinya keberanian untuk mengeksplorasi diri dan mencaba hal baru yang dulu tidak berani dilakukannya. Kai sendiri sedang berusaha mencari jati diri, pertemuannya dengan Sae membuatnya berfikir apa sebenarnya cita2nya. Tawaran kerja di perusahaan besar akhirnya ditolaknya karena dia merasa lebih cocok bekerja dibidang sosial.

Sae, Kai dan 3 sahabatnya, Akane (Shiraishi Miho), Shouhei (Narimiya Hiroki) dan Keita (Eita) membuat ”orange society” dan saling menuliskan perasaan masing2 melalui orange diary. Dari persahabatan inilah, perasaan mereka berkembang menyentuh sisi romantisme mereka masing2.

Orange diary itu mengingatkan saya pada buku komunikasi (bukom) yang dulu ada di markas himpunan mahasiswa di kampus saya dulu. Di buku ini kita bisa menulis apa saja, mulai dari puisi, kekesalan hati, kesedihan, pernyataan cinta atau sekedar pertanyaan yang ditujukan pada semua anggota HIMA. Buku itu cukup efektif untuk menghidupkan markas HIMA karena membuat kita selalu datang ke markas dan bertemu dengan teman2 yang lain di sela2 kesibukan kuliah. Begitu pula dengan Orange Diary ini, 5 sahabat yang berlainan jurusan ini akhirnya jadi sering bertemu dan belajar saling mengenal satu sama lain.

Mungkin tema yang ingin diangkat oleh penulis skenarionya (Eriko Kitagawa) adalah mengenai pencarian jatidiri 5 orang dewasa muda demi masa depannya. Oleh karena itu ceritanya tidak hanya berkisar antara hubungan Sae & Kai. Porsi Akane, Shouhei dan Keita juga disajikan dengan cukup besar dalam storylinenya. Ada juga cerita tentang cinta segitiga, cerita patah hati, suka duka persahabatan dan penitian karir. Pendek kata seperti yang tertulis dalam diary.

Meskipun cukup banyak cerita yang ditampilkan, tapi tetap disajikan dengan ciri khas dorama yang padat dan tidak bertele2. Alur cerita mengalir cepat, adegan2 yang manis dan dialog2 yang menyentuh menjadi nilai lebih dorama ini. Penokohan cukup kuat dan berhasil ditampilkan dengan baik. Bisa dibilang akting semua pemainnya cukup baik dan tereksplorasi. Well, secara umum Orange Days ini cukup menarik untuk ditonton.3,5 bintang!

12 thoughts on “[J-Dorama] Orange Days : Orange Diary

  1. Judul aslinya mah Orange Days!!!tapi ceritanya kan berkisar di Orange diary itu kan??Aq juga suka OST nya….Yang dinyanyiin ama Keita dan Akane pake bahasa Isyarat itu keren!!!Esty, kapan mo kerumah kupinjemin deh!

  2. dorama jepang yang pertama kali gw tonton karena dipinjemin ama temen gw..dan karena dorama ini pula, akhirnya merembet pula efek-nya akan keinginan gw menonton dorama yang lain….suka banget ama dorama yang ini…dan suka juga karena akhirnya emang kou shibasaki ama tsumabuki satoshi jadian beneran di dunia nyata…dan awet ampe sekarang..

  3. sakurablue13 said: critanya cuma numpang lewat tuh ama gw

    gw sih suka ama ceritanya, tapi ga ninggalin kesan dalem buat gw.mungkin karena yang dibahas cukup banyak dan klimaks na kurang nggigit.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s