*Halah* jilid 2



Dan jadilah 1 tim voli eh boyband yang berjumlah 6 orang. Single pertama yang dirilisnya adalah “Music for the People” yang kemudian jadi theme song nya event olahraga tersebut. Tetapi karena perbedaan usia yang cukup jauh, mereka pun dibagi menjadi 2 sub kelompok. Sakamoto, Nagano & Hiroshi yang lebih senior tergabung dalam 20th century, sedangkan para anggota muda dikelompokkan dalam “coming century”.

Awalnya saya hanya melihat mereka sebagai salah satu boyband Jepang yang bermodalkan tampang manis (seperti layaknya boyband2 Jyannis lainnya). Tapi setelah menyadari bahwa lagu2 soundtrack anime, dorama dan movie yang jadi favorit saya, ternyata dinyanyikan oleh V6, mulailah saya ngeh dengan mereka…… Selanjutnya saya berusaha mencari dan mengumpulkan lagu2nya yang laen, yang ternyata sangat melodius dan blended. Belum lagi menonton performance mereka waktu tampil di acara music ataupun konser. Dancing actionnya yang sharp & energetic sesuai dengan musik2 khas V6 yang upbeat dan membuat semangat. That’s when I realized that V6 wasn’t just “some boy band”, but a truly amazing group of performers.

Mereka juga jadi host di beberapa acara tv seperti Gakkou he ikou! (let’s go to school) dan Viva viva V6. Di acara inilah kelihatan banget personality mereka. Sakamoto yang dewasa dan sering bertindak sebagai kakak. Nagano yang sabar dan always smiling, segimanapun dikerjain ama temen2nya. Inocchi yang cerewet dan lucu, selalu berhasil mencairkan suasana dan membuat acara jadi penuh tawa.

Sementara itu 3 anggota muda yang lain juga tampil mengesankan. Miyake yang lincah dan punya daya saing tinggi, selalu menang dalam setiap game yang diadakan. Morita yang kadang “nyowo banget” tapi kadang2 juga manja sama Nagano & Inocchi. Kemudian ada bang iJun yang paling muda dan tenang. Meskipun begitu, dia mampu melakukan apa saja, seperti naek sepeda roda satu sambil juggling, sulap atau masak selain tentu saja memainkan alat musik seperti piano & gitar (iJun bisa main piano & gitar dengan baik) atau alat musik lainnya.

Anyway, Their popularity soared and their fan base grew steadily, and soon V6 found fame in other parts of Asia such as Taiwan, Korea, Hong Kong and Singapore. Bahkan ada fan fanatiknya di Amerika yang rela membuat website khusus V6 dan selalu mengupdate lagu2nya. Sedangkan di Indonesia, meskipun fansnya banyak tapi ga muncul dipermukaan. Dan jarang sekali saya menemukan fansite V6 yang berbasis di Indonesia. Maybe I’ll be the first.

Sumber : AboutV6, Senshigakuen & Gakki n Me

16 thoughts on “*Halah* jilid 2

  1. dah lama tau V6 tp gak tau sejarahnya ^^ thank u yah …gw suka V6 karena suara mereka and lagu2xnya enak…gw rasa v6 group jonis pertama yang gw suka gw tau and gw bli kasetnya ^^suka chemistrynya mereka ama tokio and kinki *jfriend of course !! jd suka ntn klip2x mereka dech …btw…inochinya gokil yah ? hehe but i like him

  2. arigatoo.. baget ya!! baru liat sejarah V6 pake bahasa indo.. biezz.. biasanya pake bahasa inggris kalo ga bahasa ga jelas…. oh ya.. kalo gak salah bukannya nama ‘V’ tuh diambil dari kata “Victory”

  3. yoi…yoi… Victory tuh nama “setengah resmi” yang sering mereka pake kalo lagi konferensi pers trus ditanyain V singkatan dari apa.Kalo soal V = voli, itu kan latar belakang pembentukan boyband ini. tapi bukan berarti itu nama resmi nya *got it?*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s