Maskapai Penerbangan Eropa : Penderitaan gw

Sebelum saya berangkat ke Copenhagen *cerita sebelumnya bisa dilihat disini dan sini*, Pak Direktur bilang pada saya kalo sebaiknya naik SQ (singapore airlines) atau penerbangan2 Asia, paling mentok naik Emirates. Karena ini pengelaman saya pertama kali naik pesawat asing, saya pun tanya kenapa? Rupanya masalah fasilitas dan service yang jadi alasan. Maskapai penerbangan eropa pada umumnya tidak “service oriented”. “Kamu akan merasa boring selama di pesawat” begitu katanya.

Berhubung, bukan saya yang mengurus segala tetek bengek keberangkatan dan pemilihan penerbangan yang semuanya ditangani oleh KLH dan sebuah event organiser, maka saya pun pasrah aja waktu tahu rombongan kita akan berangkat dengan Lufthansa, Maskapai penerbangan milik Jerman.

Alhasil, salah satu bos saya pun mengeluh, waktu kami sedang transit di Chang-i Bandara international Singapura. “Tega bener nih….. masa sih kita bakalan begini terus selama 10 jam?” Saya masih agak tidak mengerti, karena selam perjalanan Jakarta – Singapura, pesawat agak lowong, tidak semua seat terisi. Dan saya pun masih norak, nyoba2 semua saluran audio yang disediakan. Mulai dari lagu klasik, jazz hingga rock ada. Tapi sayangnya semua berbahasa Jerman. Hiks……. Nyaris saya memutuskan untuk pindah ke ipod saya, ketika terdengar lagu nya SMAP. Yosh,…. akhirna ada juga yg bisa gw nikmatin.

Perjalanan dari Singapore ke Frankfurt ternyata bener2 menyiksa *rada nyesel kenapa ga bawa komik banyak2*. Channel J-pop yang dari Singapore menemani saya sudah mulai mengeluarkan lagu yang aneh2. Kalo awalnya masih Ai otsuka, Remioromen, Chemistry…….. setelah 2 jam mulai lagu2 jadul yang gw ga kenal. Akhirna saya putuskan untuk memakai ipod saya yang berisi semua lagu V6. Bukan pilihan yang tepat juga, secara hampir semua lagu V6 berbeat cepat, membangkitkan semangat, membuat saya sulit sekali tidur.

Pesawat yang penuh sesak, tempat duduk yang sempit dan laper (secara makan malem di pesawat na ga enaaaak bgt) membuat saya makin sulit tidur. Segala gaya posisi duduk udah dicoba, mulai dari madep jendela, madep tetangga sebelah, lipet kaki, tumpang kaki, sila (yang sempit), jongkok dan lain sebagainya, cuman berhasil membuat saya tidur setengah jam setiap gaya.

Dan ketika V6 di ipod saya berhenti nyanyi karena batereinya abis, ternyata masih 2 jam lagi menuju Frankfurt. “Masya Allah,………………… masih lama yak?” Diluar langit masih gelap, tapi jam tangan saya yang masih menunjukkan waktu Jakarta sudah jam 8 pagi. Makin susah tidur nih!. Untungnya sarapan pagi na omelet dan kentang, yang mana bisa diterima ama perut Indonesia gw.

Belum lagi saya harus mengatasi rasa haus yang luaaaaaar biasa. Hampir tiap jam saya harus minum. Mana pramugari nya ga setiap saya perlukan melintas, so saya harus ngambil sendiri minuman di belakang kabin…. *please deh*

Ketika akhirnya saya mendarat di eropa, saya berpikir berakhirlah penderitaan saya. Tapi ternyata ga semudah itu………………..

Bersambung

11 thoughts on “Maskapai Penerbangan Eropa : Penderitaan gw

  1. kalo naek SQ enak deh…acara videonya bagus2…lufthansa acaranya bgs2 ga?kemaren2 aja gue ke thailand, ada ugly betty, how i met your mother, mr.bean, friends, seinfeld, two and a half men. n masiiii banyak lg, termasuk film2 kaya pirates of the Caribbean at world’s end

  2. Kalo Emirates mah jangan di bilang. super duper asyik….udah gitu pramugarinya ramah pisan kalo dibandingkan dengan qatarairways. (tapi bukan jurusan kopen ya!)brp jam perjalanan Fi?Kalo gak pinter-pinter milih, perjalanan kesini yg 12 jam juga bisa gak asyik loh apalagi lebih jauh…ya gak?

  3. Yah begitulah tinggal di Eropa…..penderitaannya banyak…. eh masih disirikin lagi trs bilang, “enak ya tinggal di luar negeri banyak duitnya bla bla bla” cobain sendiri baru tau hehe… well Fiya, Gambatte ne….

  4. vicke said: kalo naek SQ enak deh…acara videonya bagus2…lufthansa acaranya bgs2 ga?kemaren2 aja gue ke thailand, ada ugly betty, how i met your mother, mr.bean, friends, seinfeld, two and a half men. n masiiii banyak lg, termasuk film2 kaya pirates of the Caribbean at world’s end

    Yang gw denger SQ paling top. Lufthansa mah boro2….Film na Evan almighty ama The Simpson movie. ih ga selera banget!Trus yang laen2nya ga seru2.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s