[J-Movie] Love Collage : Deja Vu

Masih ingat dengan Makoto dan Chizuru ? Dua tokoh yang berhasil mengharu biru perasaan dalam J-movie Tada Kimi wo Aishiteru. Pasangan ini muncul juga dalam bentuk cerita yang lain, setting yang lain, pemeran yang lain dan plot cerita yang lain. Yang sama adalah benang merah ceritanya; kampus, fotografi, New York dan Chizuru meninggal.

Di menit2 awal nonton pelem ini, saya mengalami Déjà vu. Rasanya pernah kenal sama tokoh2 utamanya. Well, siapa yang bisa melupakan Tamaxay kudisan dan Aoi yang menggemaskan. Mereka pas banget memerankan Makoto dan Chizuru dengan segala penyakit dan kisah cinta terselubung itu. Dalam Love college romantisme cinta terselubung dikemas dalam nuansa yang lebih ceria.

Makoto Segawa (Matsuda Ryuhei) mencari kisah cintanya yang hilang di kampus. Makoto pun pergi ke New York dengan segala kenangan masa lalu dan mengejar Chizuru (Ryoko Hirasue). Dalam pencariannya dia mengalami berbagai rintangan dan kesialan sebelum akhirnya dihadapkan pada tragedi bahwa Chizuru sudah meninggal dirampok.

Menurut saya sih, ceritanya beda banget dengan Tada Kimi. Entah pelem mana yang lebih dulu di produksi atau siapa menginspirasi yang mana, ato malah mungkin tidak saling menginspirasi. Hanya kesamaan tokoh saja.

Sudah jelas kalo saya lebih suka Chizuru-Makoto versi Tada Kimi. Walaupun 2 orang ini penyakitan, tapi mereka berdua menggemaskan. Chizuru-Makoto versi Love College lebih sehat, segar bugar dan agresif, tapi entah kenapa kok rasanya kurang pas ya? Mungkin chemistry antara Ryuhei dan Ryoko nya yang kurang. Ato mungkin adegan interaksi mereka berdua kurang dieksplorasi. Chizuru digambarkan lebih ganjen dan agresif. Sementara Makoto seperti cowok yang ga pede tanpa ada alasan yang jelas. Hanya digambarkan bahwa Makoto jatuh cinta pada Chizuru setelah melihat ekspresinya melalui kamera.

Tokoh gay afro-american penggemar Kimutaku yang menyelamatkan Makoto, agak berlebihan menurut gw. Mungkin maksudnya mo nyelipkan unsur humor *soalna negro ini jadi kayak eddie murphy* tapi kok jadinya garing.

Saya sih ga mau bilang kalo pelem ini jelek, tapi kalo dibilang standar juga jauh sih…. Saya bertahan nonton sampai akhir hanya karena penasaran apakah akan berakhir seperti Tada Kimi ato malah bakalan happy ending? So meski endingnya agak diluar dugaan tapi tetep tidak mampu mendongkrak nilainya, jadi 2 bintang saja.

10 thoughts on “[J-Movie] Love Collage : Deja Vu

  1. setau aku mba film ini duluan yg dibuat baru film tada kimi. karna tada kimi blom pernah nonton jadi aku ga bisa kasih komentar bedanya dimana. yang aku inget film ini rada2 serem trus rada2 detektif gitu. tapi aku suka film ini dari segi fotografinya, bagus banget, jadi pengen punya hobi n keahlian ini, cuma aja peralatannya mahal2….T__T

  2. tada, kimi wo aishiteru diangkat dari novel. nah novel tada, kimi wo aishiteru itu dibuat karena terinspirasi sama film rean ai shahin ini. bahkan soundtrak film ren ai shashinh ini dijadikan ost tada juga kan.suka ama neh pelem walo gak terlalu istimewa. cuman pas di US nya agak0agak kurang greget, dan endingnya terlalu sok hiperbolis😛

  3. Hi… hmmm ble tak kalu ost filem love collage ni d uploadkan, saya mmg lama da mencari ost filem ni, tapi smpi skrg pn blu ketemu lagi… lagu ending mmg touching…😉 thank in advance.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s