[J-Dorama] Shiroi Kyoto : Ribetna sebuah suksesi

Orang bilang, hidup itu harus punya tujuan. Harus ada target yang ingin kita capai. Jadi semua aktifitas kita harus bertujuan untuk mencapai target itu. Tapi setelah target yang paling tinggi dalam hidup kita tercapai, What Next? Apa mau bersenang2 saja dan menikmati kemenangan, atau mencari target lain yang lebih tinggi.

Hal ini yang dialami oleh Dr. Zaizen Goro (Karasawa Toshiaki) yang berambisi mencapai posisi Kepala bagian bedah kanker di Rumah Sakit bergengsi Naniwa. Zaizen punya keahlian dan kemampuan yang mumpuni sebagai dokter bedah terbaik di Jepang. Tapi rupanya kemampuan saja tidak cukup untuk bisa menduduki jabatan tersebut. Segala cara ditempuhnya untuk bisa mencapai posisi tersebut. Termasuk menginjak dan melukai mantan bosnya.

Drama kedokteran 22 episode ini, memang bukan semata2 tentang dunia medis. Tapi isu yang diangkat lebih politis, 12 episode awal tentang pergantian kepemimpinan (suksesi) sedangkan sisanya lebih ke arah sidang kasus malpraktek. Tema yang njelimet dan mikir, yang bikin kita mesti serius nontonnya. Gw rada puyeng nontonnya secara gw ga familiar dengan istilah2 kedokteran maupun istilah hukum. Tapi gw dapet benang merah ceritanya, jadi gw betah aja mantengin dorama panjang ini.

Gw suka cara sutradara menggambarkan 2 karakter dokter yang berbeda. Sama2 pintar dan berbakat, tapi punya karakter yang bener2 berlawanan. Bagaikan 2 sisi mata uang. Meskipun mereka sering bertengkar karena perbedaan idealisme tapi dalam hati kecilnya mereka bersahabat dan saling percaya satu sama lain.

Mau ngasih note buat penampilan om Eguchi Yosuke disini. Gw udah nonton beberapa pelemna dia (Lunch Queen, Unfair) meski karakter dia di Shiroi Kyoto ga terlalu gw suka, tapi pesonanya tetap tak tertahankan. Gw selalu doki2 liad dia neh…. Tapi booo, dia pantas sekali jadi dokter yak?

Secara umum dorama ini bagus. Ga heran kalo nyabet penghargaan sebagai best drama tahun 2004. Dan sepertinya dorama ini sudah dibuat versi Taiwannya (yang maen Jerry Yan ama ada Agnes Monicanya) Juga udah dibikin versi Koreanya. Gw belon nonton 2 versi laennya tapi kayakna bagus.

Pesan moral yang gw dapet adalah “Betapa rentan nya sebuah jabatan puncak. Bagaikan berdiri diujung atas menara marmer putih. Sekali kita tergelincir dari menara putih yang menjulang itu, tak ada ampun lagi”


btw, nyari gambar coverna susyah ya? dapetna cuman yang begini neh…

10 thoughts on “[J-Dorama] Shiroi Kyoto : Ribetna sebuah suksesi

  1. iya, the hospital yang jerry yangue jarang tahan mba nonton tw seriessoalna suka draging dan banyak adegan gak pentingkecuali tw jaman dulu ya, kaya jaman na putri huan zhu sama kabut cintaitu mah masih re run ampe sekarang nonton na wakakaka

  2. Yang white tower itu yang versi Korea?Kalo yang versi Taiwannya aku ndak yakin judulna apa.Unee, om Eguchi ganteng amad ssih??…. apakah dirimu merasakan hal yang sama denganku?

  3. rasanya yg hospital yg korea deh. yg jerry yan bkn itu judulnya.wah, yg korea aja msh belon nonton pdhal nyokap g nyetel tuh.g lumayan suka cerita giniang suka team medical dragon, nurse aoi sampe yg dokternya msh amatiran spt say hello to mr. jackbgs yach, fi? ntar coba nonton ah

  4. om eguchi yosuke waktu muda gantenga nd keren dengan rambut gondrongna…eh, ini shiroi kyoto yang taon berapa ya? gile, 22 epi..baru tahu kalau jepang juga segitu banyak epinya

  5. yang hospital diambil dari novel yang beda..dari novel penulis taiwan juga..entahlah apa dia nyontek novel shiroi kyoto jg hehehe tapi ceritana lain..(lagi-lagi katanya)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s