Kriteria Keluarga Miskin


Kriteria keluarga miskin menurut BPS adalah :

  1. luas lantai bangunan tempat tinggal kurang dari 8 meter persegi per orang,
  2. jenis lantai bangunan tempat tinggal terbuat dari tanah/bambu/kayu murahan,
  3. jenis dinding tempat tinggal terbuat dari bambu/rumbia/kayu berkualitas rendah/tembok tanpa diplester.
  4. tidak memiliki fasilitas buang air besar/bersama-sama dengan rumah tangga lain,
  5. sumber penerangan rumah tangga tidak menggunakan listrik,
  6. sumber air minum berasal dari sumur/mata air tidak terlindung/sungai/air hujan,
  7. bahan bakar untuk memasak sehari-hari adalah kayu bakar/arang/minyak tanah.
  8. hanya mengkonsumsi daging/susu/ayam satu kali dalam seminggu,
  9. hanya membeli satu stel pakaian baru dalam setahun,
  10. hanya sanggup makan satu/dua kali dalam sehari,
  11. tidak sanggup membayar biaya pengobatan di puskesmas/poliklinik
  12. pendidikan tertinggi kepala kepala rumah tangga: tidak sekolah/tidak tamat SD/hanya SD.
  13. sumber penghasilan kepala rumah tangga adalah petani dengan luas lahan 0,5 hektar, atau buruh tani, nelayan, buruh bangunan, buruh perkebunan atau pekerjaan lain dengan pendapatan di bawah Rp 600.000 per bulan
  14. tidak memiliki tabungan/barang yang mudah dijual dengan nilai Rp 500.000, seperti sepeda motor baik kredit atau non kredit, emas, ternak, kapal motor dan barang modal lain.

Kriteria ini masih banyak diprotes ama masyarakat….. Katanya udah jarang ditemuin keluarga yang masuk dalam salah satu kriteria itu…. *berarti orang Indonesia kaya2 dooong??*

Btw, itu yang luas rumah 8 meter persegi perorang, kalo misalnya anggota keluarga 4 orang, maka rumahnya minimal 32 meter persegi yah? Nah apakabar rumah tipe 21 yang banyak dibangun oleh developer2 itu yah?

5 thoughts on “Kriteria Keluarga Miskin

  1. siapa yg bilang udah jarang ama yg kriterianya bgini?yg ngomong matanya pice apa??? disamping taman anggrek, bantaran sungai (pokoknya yg deket roxy situ deh), sepanjang rel kreta… itu apa namanya???? kalo bukan orang kismin…. rumah ga pake rumbai lagi tapi kardus, MCK rame2… kalo ga dicubluk… kalo sampe orang2 kaya gini ga disebut miskin…gila kali ni pemerintah….

  2. Yg protes masyarakat. Kalo pemerintah masih nganggep miskin.Kalo mo ada BLT masyarakat kita kan berlomba2 ngaku miskin. Biar kata rumahnya udah Mayan juga

  3. oh maksudnya biar tingkatannya ditinggin lagi gitu mba, tapi tetep dapet predikat miskin. jadi kalo dapet dana2 bantuan mereka yg ‘lumayan’ juga dapet? gimana bisa maju ya kalo kesadaran akan saudaranya sendiri aja kurang… egois dan keuntungan diri sendiri yang didahulukan….ckckckck….emang perlu ada pembenahan mental… buat kesadaran masyarakat tinggi dalam segala hal….miris ya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s