Jalan Berliku Menuju Negeri Singa

Rasanya ga adil ya kalo gw ga nulis catatan perjalanan gw ke Singapura, padahal kejadiannya sekitar 1 bulan sebelum gw pergi ke Jepang. Tssssaaaahhhhh kesannya gw orang kaya bener setaun 2 kali aja pergi keluar negeri *emot monyet lempar poni* Bukan bermaksud mengecilkan arti negara singa ini yang memang kecil ukurannya, tapi begitu pulang dari singapura gw langsung sibuk nyiapin paspor dan visa buat ke Jepang. Jadi mohon maaf kalo catatan perjalanannya mengalami penundaan setelah sekian lama.

Sejujurnya gw ga terlalu exciting pergi ke Singapura, bukan karena gw lebih tertarik pada Jepang, tapi karena banyak banget kekecewaan yang terjadi sebelum acara liburan ini berhasil dilaksanakan. Yah, salahkanlah maskapai penerbangan yang hobi memberikan diskon super murah kelamaan……..

Begini cerita awalnya, setahun sebelumnya gw dan 6 orang lainnya (termasuk Aa) mendapat tiket super murah ke negeri singa ini dengan maskapai ekonomis dari negara tetangga. Karena kita berpikir masih lama, nyaris tak ada satu pun yang mengingat2nya hingga 1-2 bulan menjelang keberangkatan. Dan tersadarlah gw bahwa paspor Aa sudah kadaluarsa. Dan ternyata pula seorang teman sudah menghabiskan uangnya untuk keliling Asia. Kemudian ternyata lagi seorang teman yang lain mendapat tugas ke timur tengah pada saat yang bersamaan. Yang terakhir seorang teman yang lain memilih untuk tidak berangkat karena akan pergi ke Jepang mengejar idolnya. So…… dari rencana 7 orang, akhirnya cuman berangkat 3 orang saja. Yah…. meski sedikit mengecewakan tapi apa boleh buat….

Catatan tambahan, gw ga pernah berhasil kalo bikin rencana kelamaan model gini. Biasanya sih cukup 3-4 bulan sebelumnya aja, biar pikiran fokus buat ngumpulin duit, dan excitementnya belon hilang.

Bak bik buk persiapan dilakukan secepat mungkin. Makasih buat Esty yang udah ngasih info tentang tempat2 yang patut dikunjungi di Singapur. Kemudian kita mengontak teman2 di Singapur buat memeriahkan suasana liburan kita. Dan dapetlah seorang Soyuz yang bersedia menjadi pemandu, *uhuk…. gw harus berterima kasih pada uchie atas upayanya membujuk Soyuz…. uhuk*

Hari2 menjelang keberangkatan gw agak lost…. karena 2 teman yang laen (Uchie dan Natalie) terlihat sante2 aja, sementara gw agak grogi mengingat kami ber-3 belon pernah ke Singapur. Well, Nat pernah tinggal disono kira2 15 tahun yang lalu. So practically dia sama butanya ama kita….. Sungguh beda dengan situasi setahun yang lalu waktu gw mau berangkat ke Jepang sama Pipit. Bolak2 miting ngebahas itenerary, check website ini itu buat referensi dll…… Sementara sama Uchie dan Nat, ga pernah miting apapun. Itenerary cuman dibahas via email, sambil ga pernah cross check lagi websitenya. Yowislah… gw berusaha menenangkan diri aja. Que sera sera deh….. Semoga semua lancar pas hari H nya……

Tapi ternyata tidak sodara2……

Pada hari keberangkatan, gw mengandalkan Uchie yang sudah nge-print e-ticketnya. Dan dia bilang kita ketemu di Terminal 3 saja….. Baiklah, seperti biasa datanglah gw 3 jam sebelum jam keberangkatan *rajin yah… tapi gw suka grogi kalo mo naek pesawat jadi ga bisa tidur* Gw telpon Uchie, masih dirumah….. doh….. Duduk manislah gw menunggu di depan terminal 3 Bandara Soetta, disebuah rumah makan dan dirubungin laler….. *jangan tanya kenapa* Kira2 sejam sebelum keberangkatan Uchie dan Nat baru nongol sambil senyum2… Baiklah… langsung aja kita masuk ke dalam apron. Dan ternyata oh ternyata kita salah terminal. Karena untuk penerbangan luar negeri maskapai tersebut tetap melalui terminal 2.

Haih…. tinggal 1 jam lagi, terminal 3 jauh dan sepi pula… taksi gada yang lewat…. nunggu bis takut lama lewatnya. Untung ada bis antar terminal yang langsung berangkat. Cuman 10 menit perjalanan udah nyampe, dan sedikit lari kita buru2 ke counter AirAsia. Untung juga udah online check-in jadi cuman nuker boarding pass…. Dan untungnya gada bagasi juga…. *banyak untungnya nih….. XDDD masih diridhoi rupanya* Bego2 dikit dan rada kagok di depan petugas imigrasi….. dan akhirnya kita berhasil masuk ke boarding room dengan selamat……

Nah, mau kejadian apa yang kami alami di Singapura?? Tunggu lanjutan ceritanya yah…. XDDD

red: semua foto bukan milik saya. melainkan hasil gugling dan lupa nyatet sumbernya

2 thoughts on “Jalan Berliku Menuju Negeri Singa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s