4 Pendekar Prancis – All for one, One for all

Sudah banyak banget film tentang The Three Musketeers…. bahkan menurut wikipedia, ada film The three musketeers yang dibuat tahun 1903!!! . (bener ga nih??) Berbagai negara dan berbagai versi udah dibikin ceritanya. Mulai dari film serial, animasi, film layar lebarnya dan sekuel2nya, belum lagi bentuk theater bahkan bentuk gamenya pun ada. Mungkin yang bisa nyaingin cuman cerita cinta Romeo and Juliet.


The three musketeers adalah sebuah novel klasik (1847) karya Alexander Dumas yang bercerita tentang 3 pendekar mantan pengawal raja perancis Louis XIII, yang meskipun sudah dibebastugaskan, tapi mereka masih bersedia melindungi Raja Louis XIII dan Perancis. Ceritanya sendiri sangat ideal untuk dijadikan film, karena mengandung unsur action, komedi dan heroisme yang mudah untuk direkayasa melalui media film.

Inilah yang terjadi di versi terbaru The Three Musketeers (2011) karya sutradara Paul Andersen. Meskipun tidak lari dari plot originalnya, tapi Paul membuat cerita klasik ini bagaikan film fiksi ilmiah…. Penggunaan computer graphis untuk beberapa setting dan background adegan terasa sangat kuat. Backgroundnya too good to be real. Juga penggunaan slowmotion di beberapa adegan actionnya bikin gw inget sama the matrix. Keren lah dan kesannya sophiticated banget.

Gw sendiri sangat mencintai versi disney nya yang dibuat tahun 1993 *eh beneran nih?? udah selama itu?* yang maen Charlie sheen, Kiefer Sutherland, Oliver Platt dan Chris O’donnell. Lucu, seru dan classic khas disney banget. Chris O’donnell nya imut dan fresh…. Gw juga mencintai sekuel nya The Man in the Iron Mask (1998) yang juga dibuat dengan gaya klasik. Leonardo diCaprionya juga masih imut. So, ngeliat versi terbarunya, gw agak merasa terganggu……

Adegan balon udara dan jebakan benang tajam setipis rambut cukup mengganggu kenyamanan gw mengikuti alur ceritanya. Bikin gw mikir, tahun berapa sih teknologi balon udara itu ditemukan?? agak ga mecing tuh…. Arrrrgggghhhhh…. Sudahlah…. nikmati saja filmnya. di-ignore saja…

Oya, point lebihnya dari film ini adalah…. ganteng2nya the Musketers ini. Michael Macfayden yang jadi Athos bener2 bikin gw terkuple2…. Suaranya dalem, tatapan mata tajam. Sementara temen2 laen suka sama Aramis (Luke Evans). terus yang jadi Porthosnya juga ganteng menurut gw. Dan yang paling penting adalah pemeran D’artagnan. Kalo dulu gw cinta mati ama Chris O’donnell. Maka kali ini D’artagnannya diperankan oleh Logan Lerman (pemeran Percy Jackson). Ganteng juga boooo….. entah kenapa mukanya mengingatkan gw sama JGS ato kadang mirip Hongki *bener2 siwer mata gw* Sayangnya gw agak terganggu sama gaya bicaranya D’artagnan ini. Setiap dia ngomong, bahu dan badannya bergerak2 ga enak dilihat. Kalo gw bilang kayak orang yang kena manic-depressive ato lagi teler…. *digeplak orang sekampung*

Well, secara keseluruhan filmnya bagus… menyenangkan buat ditonton dan bikin gw keluar bioskop dengan muka sumringah dan berseri-seri… Mau dibikin sequelnya ga yah??
All for One and One for All…..

7 thoughts on “4 Pendekar Prancis – All for one, One for all

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s